Mungkin ini titik terendahku...
Entah bagaimananya caranya bangkit ? aku tak tau
Menunggu uluran tangan lagi untuk kesekian kalinya
Ku butuh itu tapi jangan lepaskan gengaman itu lagi
Kau tau?
Memutar kembali ingatan
Indah,sedih,duka rasa itu terputar kembali
Berat rasanya menghapus ingatan lagi
Terlebih saat ini kau hadir kembali dengan sosok yang berbeda
Kembali dengan kehidupan yang berbeda dan kau muncul atas kemenanganmu
Ku ingin masa itu ke ulang
Tapi sekali lagi ku berkaca
Apakah dapat semuanya terulang ke dua kalinya dengan memori yang sama?
Mengapa semua yang direncanakan hasilnya tidak sesuai?
Apakah diriku terlalu ambisius sehingga menjadi lemah akan kenyataan sekarang ini?
Kenapa kabar itu sekaligus terjadi dalam waktu yang hanya 4 jam
Apakah kau paham perasaanku?
Aku iri denganmu
Mengapa kau mudah sekali mengalahkan aku
Apakah ini adil?
Yang ku punya kau miliki,tapi yang kau punya ku tak miliki
Apakah sekali lagi itu adil?
Katanya.....
Kita ini mirip
Tapi yang kurasakan,sekarang kita beda...
Kau dengan tahta yang baru sedangkan aku hanya rakyat yang melihat kemenangan mu
Pelukan hangat dari semua orang,bangga akan dirimu, antusias akan terpilihnya dirimu tapi sayang ku hanya bisa mengucapkan selamat atas semua kemangan
Katanya....
Kita ini kembar
Ku rasa penilaian itu kembali salah
Aku tak pernah bisa memiliki karisma yang kau miliki
Bukan kah itu terlalu sempurna? Hallo dirimu di sana,selamat atas terpilihnya dirimu,selamat atas tahta yang baru,selamat atas kehidupan barumu,selamat atas kemenangan,selamat akan ke egoisanmu yang membuahkan hasil,sekali lagi selamat kau telah berhasil membuka jalanmu
Entah bagaimananya caranya bangkit ? aku tak tau
Menunggu uluran tangan lagi untuk kesekian kalinya
Ku butuh itu tapi jangan lepaskan gengaman itu lagi
Kau tau?
Memutar kembali ingatan
Indah,sedih,duka rasa itu terputar kembali
Berat rasanya menghapus ingatan lagi
Terlebih saat ini kau hadir kembali dengan sosok yang berbeda
Kembali dengan kehidupan yang berbeda dan kau muncul atas kemenanganmu
Ku ingin masa itu ke ulang
Tapi sekali lagi ku berkaca
Apakah dapat semuanya terulang ke dua kalinya dengan memori yang sama?
Mengapa semua yang direncanakan hasilnya tidak sesuai?
Apakah diriku terlalu ambisius sehingga menjadi lemah akan kenyataan sekarang ini?
Kenapa kabar itu sekaligus terjadi dalam waktu yang hanya 4 jam
Apakah kau paham perasaanku?
Aku iri denganmu
Mengapa kau mudah sekali mengalahkan aku
Apakah ini adil?
Yang ku punya kau miliki,tapi yang kau punya ku tak miliki
Apakah sekali lagi itu adil?
Katanya.....
Kita ini mirip
Tapi yang kurasakan,sekarang kita beda...
Kau dengan tahta yang baru sedangkan aku hanya rakyat yang melihat kemenangan mu
Pelukan hangat dari semua orang,bangga akan dirimu, antusias akan terpilihnya dirimu tapi sayang ku hanya bisa mengucapkan selamat atas semua kemangan
Katanya....
Kita ini kembar
Ku rasa penilaian itu kembali salah
Aku tak pernah bisa memiliki karisma yang kau miliki
Bukan kah itu terlalu sempurna? Hallo dirimu di sana,selamat atas terpilihnya dirimu,selamat atas tahta yang baru,selamat atas kehidupan barumu,selamat atas kemenangan,selamat akan ke egoisanmu yang membuahkan hasil,sekali lagi selamat kau telah berhasil membuka jalanmu
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬
BalasHapusThis too will pass on. :)
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬